Warga Mengeluh Proyek SPAM Air Minum Sorek Satu Dinilai Gagal, Dinas PUPR Pelalawan Benarkan Kualitas Air Kurang Maksimal

Rabu, 24 Januari 2024 | 12:30:00 WIB
Warga Mengeluh Proyek SPAM Air Minum Sorek Satu Dinilai Gagal, Dinas PUPR Pelalawan Benarkan Kualitas Air Kurang Maksimali Foto:

GENTAONLINE.COM-Masyarakat Sorek Satu, Kec. Pangkalan Kuras, Kab. Pelalawan mengeluh terkait proyek program air bersih dengan anggaran 3,8 Miliar di Tahun 2021. Pasalnya, manfaat proyek yang ditaja Dinas PUPR Pelalawan itu tidak dapat dirasakan oleh masyarakat.

Salah seorang warga yang tak ingin disebut namanya mengaku air yang keluar di rumahnya kotor, berwarna merah seperti air teh dari awal pemasangan hingga saat ini tidak ada perubahan.

"Kami banyak yang tidak pakai, karena tidak naik ke tangki air kami, terkadang ada kayak berpasir pasir dan ada sampah sampah, dan air nya juga kotor ,dan sebahagian ada juga yang bersih tapi kayak air kencing" sebutnya, saat berbincang dengan wartawan di Perumnas Griya Putri Idaman Dua, Sorek Satu belum lama ini.

Ia mengeluhkan air yang keluar tidak deras, arusnya sangat lamban dan kotor. "Jangankan untuk air minum, untuk mandi dan nyuci aja saya jijik makainya" imbuh Ibu Rumah Tangga tersebut.
Pihak UPTD Sorek Satu, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan memang pengaliran air ke perumahan masyarakat tidak maksimal, "Dikarenakan suatu hal dan banyak faktor pak" sebut operator mesin tanpa merincikan apa penyebabnya.

Sebelumnya, air yang digunakan untuk mengalirkan ke rumah warga dari waduk dan untuk pembantunya air dari subur bor.
"Tapi nyatanya sumur bor tidak berfungsi juga. Kalau dihidupkan satu jam, air nya tekor. Tapi sampai saat ini gak juga ada perbaikan bisa di katakan gagal total,” tambah operator.

Di Tempat yang sama, Kepala UPTD Eli mengatakan setelah selesai pengerjaan, sempat ada sekitar 2 bulan air tersebut dapat disalurkan, walaupun tidak maksimal.

"Sekarang ini ada kerosakan pompa, dalam Minggu ini mau di perbaikinya, dulu sempat juga di minta bulanannya ke rumah rumah warga baru berjalan sekitar 2 bulan, dulukan ujicoba mana yang gak masuk dan mana tau ada pipa yang bocor dan mana yang gak di kunci, dan beliau juga menambahkan waduknya ada kebocoran bagian bawah dan pipa nya ada yang bocor juga dan sudah lama tidak ada dilakukan perawatan terakhir perawatan tahun 2014. Sementara sumur bor itu di pergunakan untuk pembantu akan tetapi sekarang ini tidak berpungsi secara maksimal jika di hidup kan selama satu jam air nya tidak keluar lagi,” tutup Eli.

Dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/1) Plt. Kadis PUPR Pelalawan Irham Nisbar, ST.,MT melalui Kabid Air Minum dan PLP Ade Rahmat Putra, ST mengatakan distribusi air ke warga sudah menyeluruh. Namun, diakuinya bahwa kualitas air memang kurang maksimal.

"Saat ini distribusi air ke warga sudah secara menyeluruh. Namun, memang terkait kualitas air memang kurang maksimal Dikarenakan pengolahan air melalui media Chemical (Zat Kimia-red) tidak berfungsi. Tahun ini, baru akan dioptimalkan kembali pengolahan air melalui media Chemical sehingga bisa memaksimalkan kualitas air yang dikirim ke warga" terangnya.

Catatan awak media, proyek Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan di Sorek Satu itu pernah ditanyakan oleh sejumlah wartawan. Informasi yang diterima di tahun 2022 lalu, proyek tersebut masih dalam pemeliharaan selama 6 bulan. Kendati demikian, sudah 2 tahun berselang masyarakat Sorek Satu, Kec. Pangkalan Kuras tetap saja masih mengeluh dan berharap ada perubahan terhadap kualitas air yang bersih dan layak pakai dari program dengan anggaran 3,8 Miliar itu. (Tim)

Tulis Komentar