Mentri Pertambangan Tutup Mata Terhadap Pertambangan Ilegal dilahan HGU PTPN V

Senin, 21 November 2022 | 19:54:44 WIB
Mentri Pertambangan Tutup Mata Terhadap Pertambangan Ilegal dilahan HGU PTPN Vi Foto:

Kabupaten Kampar Riau. Genta Online COM- - Lima tahun lamanya pengusaha tambang galian C beroperasi di areal PTPN V sei Berlian Desa Si nama Nenek Kecamatan Tapung Hulu seluas kurang lebih  40 H pohon kelapa sawit di tumbang akibat Galian C.tersebut.

Dari hasil pantauan tim  dan Ketua DPC Projamin Kabupaten Kampar lahan yang di jadikan untuk menjadi Tambang  Galian C adalah kebun Kelapa sawit PTPN V sei Berlian yang masih Produktif, tetapi dengan adanya Galian C atau tambang minerba bebatuan sehingga kebun kelapa sawit yang masih Produktif panennya di korbankan

Dari sumber awak media yang tak mau disebut namanya mengatakan bahwa lokasi Galian C yang di sei Berlian itu adalah lahan Hak Guna Usaha (HGU) (PTPN V) sehingga kelapa sawit nya di hancurkan.

Di tambahkan sumber lagi menjelaskan bahwa pengusaha galian C itu tidak memakai izin, apapun kalaupun ada izinya kata pihak manajemen kebun sei  Berlian itu hanya sebatas surat tanggapan dari Gapki, itu bukan izin,tandasnya.

Saat Asum Kebun sei Berlian yang di konfirmasi Wartawan  pada tanggal 18 Nopember 2022 di kantornya

Asum menunjukkan izin nya surat tanggapan dari Aoki pusat tanggal 18 Januari 2017 lalu dan menyebutkan dalam surat tersebut menyatakan bahwa Galian C. di dalam lahan HGU tidak perlu lagi izin atau pun karena sudah HGU,tandas Asum kebun berlian kepada wartawan.

Disinggung Alat ekcapator yang di pakai menurut Asum alat yang warna kuning alat berat dari PTPN V Sei Berlian dan kalau yang warna biru itu alat berat yang kita sewa sama pak haji mulia.

Apakah galian C ini memiliki surat kontrak dari PTPN V kepada pihak ketiga atau yang mengerjakan kata Asum itu bukan kontrak tapi yang mengerjakan adalah PTPN V sei Berlian

Ketika Asum di singgung terkait itu lahan adalah lahan HGU PTPN V sei Berlian dan kita buat lahan galian C seluas kurang lebih 5 hektare

Di lokasi tambang salah satu supir pengangkutan Galian C saat di konfirmasi  berapa biaya pengangkutan Galian C. Per truknya kata sang supir Rp . 440 empat ratus empat puluh Ribu rupiah sudah dengan gaji.disinggung bahan galian C ini di langsir kata nya kami langsir ke kebun terantam dan kebun sei kencana dan kebun sei Berlian terangnya.

Saat mau menkonfirmasi Direksi PTPN V Pekanbaru pada hari Jumat lalu, terkait tambang Minerba dan bebatuan namun sampai berita ini di terbitkan belum berhasil di temui.

 Di minta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (MLHK) RI.atau menteri  SDM untuk turun tangan untuk menyelesaikan nya.
TEAM  SATGAS MAFIA TANAH

Tulis Komentar