Dewan Setuju Kepsek yang Terindikasi Pungli Dimutasi

Senin, 15 Januari 2018 | 22:44:58 WIB
Dewan Setuju Kepsek yang Terindikasi Pungli Dimutasii Foto:

GENTAONLINE.COM-Rencana mutasi beberapa kepala sekolah di Kota Pekanbaru disambut baik oleh kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, terutama mutasi oknum-oknum kepala sekolah yang selama ini terlibat dalam aksi pungutan liar (Pungli).

"Yang pastinya oknum-oknum kepala sekolah yang sering melakukan pungli perlu ditinjau ulang, tidak perlu dipertahankan yang seperti itu karena itu merusak citra kepala daerah," ungkap Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, Senin (15/1).

Politisi Nasdem ini menghimbau agar Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Dinas Pendidikan harus memperhatikan betul bobot bibit kualiatas seoarang kepala sekolah yang bakal dimutasi.

"Jangan nanti terkesan mutasi ini hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu saja, tapi betul-betul memperhatikan berbagai aspek, yang melakukan pungli-pungli itu bagi saya tidak ada ampunnya karena tidak ada alasan untuk sumbangan biaya beli kursi dan segala macamnya," pungkas Zulfan.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini gencar melakukan mutasi pejabat. Usai lakukan mutasi 228 pejabat eselon, dalam waktu dekat akan ada pejabat lainnya yang dimutasi, termasuk kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebut dalam mutasi nanti tidak menutup kemungkinan beberapa kepala sekolah akan menjadi guru biasa. Kemudian ada juga yang menjadi pengawas.

"Kepala Sekolah yang memiliki kinerja bagus bakal dipromosikan menjadi pengawas sekolah. Bagi yang kinerjanya rendah akan dikembalikan jadi guru biasa," kata Jamal.

Kata dia, evaluasi kepala sekolah sudah selesai dilakukan. Ditanya kapan mutasi akan dilaksanakan, Jamal enggan menyebut secara rinci.

"Kita sudah sampaikan kepada BKP SDM, tinggal rapat akhir untuk menentukan lokasi dan jadwal," sebutnya.

Mutasi yang bakal dilakukan ini, jelas Jamal, bertujuan untuk mengisi kekosongan beberapa posisi kepala sekolah yang masih dijabat Pelaksana Tugas. ***

Tulis Komentar