Bupati Inhil Pemenang Lelang Batik Kuda Laut

Rabu, 02 Desember 2020 | 11:25:08 WIB
Bupati Inhil Pemenang Lelang Batik Kuda Lauti Foto:

GENTAONLINE.COM - Bupati Inhil HM. Wardan menjadi pemenang lelang Batik Kuda Laut. Pada acara Lounching dan lelang 30 corak batik Bangsa Orang Laut dengan tema "Wangsa Jerael" yang dilaksanakan di Gedung Serindit Aula Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (30/11/2020) malam.

Lounching dan lelang Batik Bangsa Orang Laut yang dilaksanakan oleh Lembaga Adat Bangsa Laut Internasional (LABOLI) ini, di buka oleh Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution, S IP dengan ditandai pemukulan Gong.

Turut hadir dalam acara, Anggota DPRD Riau Agus Triansyah, Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia PRj. Haryono AS, MSBw, tokoh-tokoh Bangsa Orang Laut dan beberapa Pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Inhil. Adapun jenis Motif batik yang dilelang yaitu; Wangsa jerael, Jangkar, Kuda Laut, Kerang dan Gelombang 7.

Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia PRj. Haryono AS, MSBw., M.Pd menjelaskan bahwa Batik Orang Laut yang diberi nama "Wangsa Jerael" ini memiliki 30 Jenis Corak atau yang disebut Bantut Wangsa Jerael (WJ).

"Dimana semuanya memiliki nama masing-masing diantaranya Maha Seri Bijawangsa, Seri Bijawangsa, Wangsa Dolak Gedang, Aria Bupala, Indrabupala, Panglimu Gedang, Laksemanu Ato, Cakrawalu, Meno Utaru, Setiu Senapati Sarwajala, Awang Nedolak dan Bathin Sengelen Dolak." terang Haryono dalam sambutannya.

Haryono juga menambahkan bahwa hasil dari lelang ini akan diserahkan kepada Orang Laut di Kabupaten INDRAGIRI Hilir yang terimbas Covid-19 sejak awal 2020 dan tidak lagi mendapat bantuan BLT sejak 2 bulan terakhir.

Kemudian Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution, S IP. dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk membangun Komunitas Adat Terpencil (KAT) seperti halnya Suku Orang Laut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir ini, perlu dilakukan dengan pola pembangunan yang komplek baik fisik maupun non fisik.

"Atas nama Pemprov Riau, Wakil Gubernur Riau sangat mengapresiasi kegiatan yang ditaja oleh Lembaga Adat Suku Orang Laut International dengan memperkenalkan Suku Orang Laut melalui Batik yang mampu menambah Khasanah Batik Khas Provinsi Riau," ungkap Wakil Gubernur Riau.

Sementara itu, Dalam acara yang sama Bupati Inhil HM. Wardan, MP juga menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir yang terletak di bagian selatan Provinsi Riau dan pesisir timur pulau sumatera, dihuni oleh berbagai suku bangsa, salah satunya adalah suku orang laut.

"Suku orang laut merupakan salah satu suku asli yang telah menempati Indragiri Hilir sejak berabad-abad yang lalu. Suku dari Ras Proto Melayu ini pernah berjaya dimasa lalu dan dicatat dalam sejarah dunia," terang Bupati HM Wardan.

Dijelaskan Bupati Inhil juga bahwa Suku Orang Laut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir saat ini berjumlah 58 Ribu jiwa yang bermukim dibeberapa Kecamatan.

"Di Kecamatan Concong (Kelurahan Concong Luar dan Panglima Raja), Kecamatan Kuala Indragiri (Desa Sungai Bela dan Desa Perigi Raja), Kecamatan Kateman (Desa Kuala Selat), Kecamatan Mandah (Desa Bekawan dan Desa Belaras, dan Kecamatan Tanah Merah (Desa Sungai Laut, Desa Tanah Merah, Desa Tanjung Pasir/Sungai Rumah, dan Kelurahan Kuala Enok)," ungkapnya.

Selain itu, Bupati mengatakan bahwa Batik yang di Kenalkan oleh Suku Orang Laut ini merupakan Media bagi Suku Orang Laut yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir dalam memperkenalkan Diri dan Budaya yang dimilikinya kepada masyarakat luas.

"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir selalu mendukung segala upaya yang dilakukan oleh Dinas terrkait dan Bangsa Orang Laut guna memperkenalkan sekaligus meningkatkan eksistensi Suku Orang Laut dan Budaya yang dimilikinya kepada Dunia, seperti halnya melalui Lounching Batik yang hari ini diresmikan oleh Bapak Wakil Gubernur Riau," ujar Bupati Inhil.

Ditambahkannya juga bahwa Pemkab Inhil terus mengharapkan Dukungan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Riau, agar upaya untuk menghasilkan Batik Orang Laut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan mampu mengangkat marwah dan kesejahteraan Suku Orang Laut dan menjadikan Suku Orang Laut lebih dikenal keseluruh Nusantara dan bahkan ke Dunia International.(rtc)

 

Tulis Komentar