Oknum Perwira di Ditreskrimum Polda Riau Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Ini Peranannya

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:34:38 WIB
Oknum Perwira di Ditreskrimum Polda Riau Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Ini Peranannyai Foto: ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Teka-teki penangkapan pelaku narkotika di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru, Jumat (23/10/2020) malam, akhirnya terjawab. Seorang pelaku adalah oknum perwira di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau berpangkat Kompol berinisial I.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy, yang dikonfirmasi terkait hal itu hanya menjawab singkat. "Nanti ada releasenya," kata Agung.

Terpisah, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Victor Siagian membenarkan penangkapan itu. Penangkapan dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta. "Ya (ada penangkapan)," ujar Victor, Sabtu (24/10/2020).

Victor juga membenarkan dua pelaku telah diamankan. Satu di antaranya adalah oknum polisi yang bertugas di Ditreskrimum Polda Riau.

"Sudah kita amankan dan masih dalam proses pengembangan," kata Victor.

Dari tangan kedua pelaku, kata Victor, diamankan 16 kilogram sabu. "BB (barang bukti) 16 kilo," ucap Victor.

Terkait peran oknum perwira polisi itu dalam bisnis haram, Victor mengatakan sebagai sebagai kurir narkotika. "Diduga kurir," kata Victor.

Diberita sebelumnya, video penangkapan pelaku viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 15 detik itu, terlihat polisi berpakaian preman mengamankan dua orang pria yang sudah tergolek di jalan.

"Jangan macam-macam kau. Jangan main-main kau sama anggota. Tiarap, tiarap," terdengar teriakan seorang pria di video tersebut.

Sejumlah polisi bersiaga, ada yang memegang senjata api untuk mengamankan dua pria agar tidak kabur lagi. "Ampun, ampun," terdengar suara seorang pelaku.

Di lokasi tampak dua mobil warna hitam dalam kondisi rusak. Informasi beredar, satu unit mobil milik polisi dan satunya mobil yang ditumpangi kedua pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai. Lokasi sempat macet karena warga yang berkerumun menyaksikan penangkapan pelaku.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapat perawatan medis.

Dari pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, Jumat malam, kedua pelaku dirawat di ruang IGD. Di sekitar rumah sakit tampak sejumlah polisi berseragam dan pakaian sipil berjaga.(cakaplah)

Tulis Komentar