Tumbangkan Jurnalis Kompas, Atal Sembiring Pimpin PWI Pusat 5 Tahun Kedepan

Sabtu, 29 September 2018 | 15:26:37 WIB
Tumbangkan Jurnalis Kompas, Atal Sembiring Pimpin PWI Pusat 5 Tahun Kedepani Foto:

GENTAONLINE.COM-Pemimpin redaksi Harian Suara Karya Atal Sembiring Depari, terpilih menjadi ketua umum PWI Periode 2018-2023. Ia menggantikan Margiono yang telah 10 tahun memimpin PWI. Atal terpilih dalam pemungutan suara yang berlangsung di Hotel Sunan, Solo, Sabtu 29 September 2018 dengan 38 suara. Ia menyingkirkan rivalnya, Hendry CH Bangun dari Harian Kompas yang memperoleh 35 suara.

Pemilihan ketua umum PWI dilangsungkan di Kongres PWI XXIV di Solo. Yang memiliki voting right adalah ketua cabang PWI di setiap wilayah provinsi ditambah sejumlah organisasi di bawah PWI.

Pada awal penjaringan calon ketua umum mencuat tiga nama, yakni Hendry C Bangun, Atal Sembiring Depari, dan Sasongko Tedjo, namun Sasongko menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Dengan demikian hanya Hendry dan Atal yang menjadi calon. Pada awal penjaringan calon, Atal meraih 19 suara, Hendry 16 suara, Sasongko 1 suara, dan dua suara tidak sah.

Sebelumnya, pada penyampaian visi dan misi Atal lebih banyak menyoroti tentang peningkatan kompetensi untuk wartawan. Ia mengatakan selama ini PWI sudah melaksanakan banyak program pendidikan, seperti Sekolah Jurnalistik Indonesia dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). "Meski demikian, dari data tersebut ada sebuah fakta bahwa banyak wartawan di bawah PWI belum tersentuh pendidikan yang standar. Saya pikir kita lebih banyak learning by doing," katanya.

Nantinya, ia juga akan memperbaharui kurikulum pendidikan dan akan disesuaikan dengan era saat ini di mana semua berbasis dalam jaraingan. "Program yang akan saya laksanakan pada tahun pertama adalah digitalisasi PWI, saya ingin ada PWI Apps di mana bisa menghubungkan para anggota PWI," katanya.

Pasca terpilihnya Atal S Depari sebagai ketua umum PWI Pusat ini, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang mengajak semua peserta Kongres untuk melupakan euforia dalam pemilihan ketua umum yang baru saja usai.

"Proses pemilihan yang berlangsung sangat demokratis ini patut kita syukuri. Sekarang mari kita menatap ke depan untuk memajukan PWI dan tetap menjaga kekompakan dengan mendukung penuh kepemimpinan bang Atal. Tidak ada menang - kalah dalam Kongres ini, semuanya hanya sebuah proses untuk keberlangsungan organisasi," kata Zulmansyah. (*)

Tulis Komentar