UPTD Bangko Pusako Buka Workshop Perdana Peningkatan Kompetensi Guru Untuk TO

Ahad, 18 Februari 2018 | 16:34:38 WIB
UPTD Bangko Pusako Buka Workshop Perdana Peningkatan Kompetensi Guru Untuk TOi Foto:

GENTAONLINE.COM-Kepala UPTD Binaan Pengelolaan Sekolah Kecamatan Bangko Pusako H Sukirman S.Ag M.PdI membuka Workshop Perdana dalam peningkatan Kompetensi Guru dalam melakukan terobosan (TO) secara mandiri dan siap mensuseskan pelaksanaan ujian sekolah tahun 2017-2018 yang dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan kelompok kerja Kepala Sekolah (K3S) Rayon 1 dan 3 Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir di sekolah SDN027 Bangko Kanan, Sabtu (17/2).
 
Dalam sambutan Kepala UPTD Kecamatan Bangko Pusako mengatakan, dirinya membuka acara Workshop ini mewakili dari bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir. "Beliau tidak bisa hadir diacara ini, karena ada halangan dan sudah diwakili sama saya selaku Kepala UPTD Kecamatan Bangko Pusako," katanya.
 
"Kami seluruh pengawas dan UPTD Kecamatan Bangko Pusako tentu menyambut baik dan berterima kasih dan memberikan penghargaan dalam terlaksananya Workshop Peningkatan Kompetensi Guru ini," katanya.
 
Lanjut UPTD, guru yang berpotensi yaitu guru mempunyai kemampuan di propesinya terhadap propesinya sebagai guru, tentunya diakhir dari potensi itu akan lebih bagus dan berpotensi dia. "Kalau kita lihat, potensinya seorang guru adalah melihat hasil dari pada ujian kelas enam nantinya, bagaimana hasil kelulusan ujian anak-anak kita khsusnya di kelas enam," paparnya.
 
Tambah UPTD, dirinya melihat, setiap Try out berpeasi dari segi nilainya "Namun ada perubahan, pada tahun ini saya semangat pada guru-guru kita khsusnya di rayon satu dan tiga melaksanakan terobosan, try out. Mudah-mudahan memberi dampak lebih baik lagi dalam hasil ujian akhir sekolah pada tahun pelajaran 2017-2018 ini," harapnya.
 
Ketua Panitia dan sekaligus ketua Rayon tiga Syaiful Amri SPd dan didampingi Ketua Rayon satu, H Haidin Khoir SPd, mengatakan untuk tahun ini merupakan tahun perdana dilaksanakan kegiatan ini. "Kita melakukan ini, melibatkan seluruh guru kelas enam dan memperdayakan guru kelas enam, tujuanya memperdayakan guru kelas enam agar tau bagaimana membuat soal," katanya.
 
Untuk tahun 2017 dan 2018 ini di rayon satu dan tiga yang mengikuti atau siswa yang mengikuti ujian Nasional sebanyak 736."Sedangkan guru melaksanakan pelatihan ini sebanyak sekitar 31 guru kelas enam guru, kemudia diikuti 24 sekolah rayon satu dan tiga dan termasuk swasta," katanya. (drc)

Tulis Komentar